Kemenhaj Lumajang Bekali Jemaah Haji Lewat Rumah Bina Haji

Share the Post:

Kementerian Haji Kabupaten Lumajang menggelar Sosialisasi dan Pembinaan bagi Jemaah Haji Kabupaten Lumajang Tahun 1448 H/2027 M sekaligus meluncurkan program “Rumah Bina Haji” pada Senin, 3 Agustus 2026, bertempat di Aula Kementerian Haji Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lumajang, Dr. H. Umar Hasan, M.A., Verdian Nendra Dimas P., S.K.M. dari Tim Kesehatan Haji Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, calon jamaah haji Tahun 2027, serta para pengurus KBIHU se-Kabupaten Lumajang.

KBIHU Miftahul Ulum Banyuputih Kidul dalam kegiatan ini diwakili oleh Muhammad Faisol Ali, S.H., yang mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi dan pembinaan sebagai bentuk komitmen KBIHU dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon jamaah haji.

Baca Juga

180 Jamaah Ikuti Manasik Umrah Perdana KBIHU Miftahul Ulum

Dalam sambutannya, Dr. H. Umar Hasan, M.A. menjelaskan bahwa Program Rumah Bina Haji merupakan inovasi pembinaan yang mengedepankan nilai Ramah, Unggul, Melayani, Amanah, dan Humanis. Program ini diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang lebih komprehensif sehingga calon jamaah haji siap secara spiritual, administratif, maupun kesehatan.

Pada sesi pembekalan, Verdian Nendra Dimas P., S.K.M. memaparkan materi bertajuk “Pemeriksaan Kesehatan dengan Tepat demi Keselamatan Jemaah Haji”.

Berdasarkan data penyelenggaraan haji tahun 2026 M/1447 H, Kabupaten Lumajang memberangkatkan 1.274 jamaah, dengan 1.055 jamaah (82,9 persen) masuk kategori risiko tinggi (risti). Dari jumlah tersebut, 1.034 jamaah (81,2 persen) merupakan jamaah risiko tinggi yang memiliki penyakit penyerta. Selain itu, terdapat tujuh jamaah yang dinyatakan tidak memenuhi syarat istitha’ah kesehatan, dua jamaah meninggal dunia, dan empat jamaah melakukan tanazul akhir.

Tim Kesehatan Haji juga menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan kini dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan di puskesmas atau rumah sakit, pembinaan masa tunggu, pemeriksaan tingkat kabupaten, pembinaan menjelang keberangkatan, hingga pemeriksaan akhir di embarkasi. Pemeriksaan meliputi aspek fisik, laboratorium, radiologi, EKG, kesehatan mental, fungsi kognitif, hingga tingkat kemandirian jamaah.

Selain itu, calon jamaah diwajibkan memenuhi vaksinasi meningitis, polio, dan COVID-19, serta sangat dianjurkan menerima vaksin influenza dan pneumonia sebagai upaya pencegahan penyakit selama berada di Tanah Suci.

Komitmen KBIHU Miftahul Ulum

Usai mengikuti kegiatan, Muhammad Faisol Ali, S.H. menyampaikan bahwa materi yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam pembinaan jamaah haji KBIHU Miftahul Ulum.

“Program Rumah Bina Haji menjadi langkah yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas pembinaan jamaah. Informasi yang kami peroleh hari ini akan kami teruskan kepada calon jamaah haji KBIHU Miftahul Ulum agar mereka lebih siap, terutama dalam menjaga kesehatan sejak masa tunggu hingga keberangkatan ke Tanah Suci,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, KBIHU Miftahul Ulum Banyuputih Kidul menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Lumajang dan Dinas Kesehatan dalam mewujudkan jamaah haji yang sehat, istitha’ah, mandiri, dan meraih predikat haji mabrur.

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan diagendakan dan dilaksanakan selama dua hari, yakni Senin–Selasa, 3–4 Agustus 2026, dengan pembagian peserta berdasarkan wilayah kecamatan guna menciptakan suasana yang lebih kondusif dan efektif.

Pada Senin pagi (08.00–11.00 WIB), peserta berasal dari Kecamatan Tempeh, Pasirian, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, dan Yosowilangun. Selanjutnya, Senin siang (13.00–16.00 WIB) diikuti oleh calon jemaah dari Kecamatan Padang, Gucialit, Kedungjajang, Senduro, dan Kunir.
Sementara itu, Selasa pagi (08.00–11.00 WIB), sosialisasi diperuntukkan bagi calon jemaah dari Kecamatan Randuagung, Jatiroto, Klakah, dan Ranuyoso. Adapun Selasa siang (13.00–16.00 WIB), kegiatan diikuti oleh calon jemaah dari Kecamatan Lumajang, Sumbersuko, Pasirian, Tekung, Rowokangkung, dan Sukodono.

Dengan pembagian sesi berdasarkan wilayah tersebut, Kementerian Haji Kabupaten Lumajang berharap penyampaian materi melalui Program Rumah Bina Haji dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan mampu menjangkau seluruh calon jemaah haji secara optimal.

Usai mengikuti kegiatan, Muhammad Faisol Ali, S.H., Pengurus KBIHU Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program Rumah Bina Haji yang dinilai sangat membantu calon jemaah dalam memahami aspek kesehatan dan kesiapan keberangkatan.

Join Our Newsletter