180 Jamaah Ikuti Manasik Umrah Perdana KBIHU Miftahul Ulum

Share the Post:

KBIHU Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto pasti menggelar Manasik Umrah Pertama bagi calon jamaah paket bulan Maulid 1448 H pada Ahad, 2 Agustus 2026, bertempat di Aula Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Banyuputih Kidul. Kegiatan ini menjadi awal pembekalan bagi 180 calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 21 Agustus 2026.

Manasik berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh pengurus yayasan, pembimbing, pengurus KBIHU, penyelenggara perjalanan umrah, serta para muthawwif yang akan mendampingi jamaah selama berada di Makkah dan Madinah.

Baca Juga

Suasana Haru Sambut Kepulangan 100 Jamaah Umroh Ramadhan 1447 H KBIHU Miftahul Ulum

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ust. H. Sholeh Ardiansyah ketua Yayasan Miftahul Ulum, KH. Khatibin Abdallah sebagai pembimbing, Indra Wahyudi ketua KBIHU Miftahul Ulum, H. Mazlan Mansur selaku Direktur Utama PT. Hikmah Jaya Wisata, serta para muthawwif, yakni H. Abd. Qodir, Ust. H. Kholid, dan Ust. H. Mudatsir.

Dalam sambutannya, H. Sholeh Ardiansyah mengingatkan bahwa perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, setiap jamaah diharapkan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik dari sisi ilmu, kesehatan, maupun keikhlasan hati.

Sementara itu, KH. Khatibin Abdallah menekankan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian manasik agar jamaah memahami tata cara pelaksanaan umrah sesuai tuntunan syariat. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu jamaah menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan lebiih tenang, tertib, dan khusyuk.

Ketua KBIHU Miftahul Ulum, Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa manasik merupakan bagian penting dari proses pembinaan jamaah sebelum keberangkatan.

“Melalui manasik ini, kami ingin memastikan seluruh jamaah memiliki bekal yang cukup, baik secara teori maupun praktik. Harapan kami, seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar, nyaman, dan memperoleh umrah yang maqbul,” ujarnya.

Direktur Utama PT. Hikmah Jaya Wisata, H. Mazlan Mansur, turut memberikan penjelasan mengenai kesiapan teknis perjalanan, mulai dari jadwal keberangkatan, layanan transportasi, akomodasi, hingga berbagai fasilitas yang akan diterima jamaah selama berada di Tanah Suci. Ia juga mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kekompakan dan mematuhi arahan pembimbing serta muthawwif selama perjalanan ibadah.

Dalam sesi manasik, para muthawwif memberikan materi mengenai tata cara pelaksanaan umrah, adab selama berada di Tanah Suci, serta berbagai kondisi yang kemungkinan dihadapi jamaah di Makkah dan Madinah. Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan untuk memperdalam pemahaman sebelum keberangkatan.

Sebagai rangkaian lanjutan, Manasik Umrah Kedua dijadwalkan akan dilaksanakan pada 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan lebih menitikberatkan pada praktik pelaksanaan ibadah umrah sebagai pemantapan akhir sebelum 180 jamaah diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 21 Agustus 2026.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, KBIHU Miftahul Ulum berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, mulai dari persiapan administrasi, manasik, pendampingan selama perjalanan, hingga kepulangan ke Tanah Air, sehingga para tamu Allah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan penuh kekhusyukan.

Join Our Newsletter