KBIHU Miftahul Ulum mulai melaksanakan rangkaian persiapan kesehatan jamaah Umrah Maulid (21 Agustus 2026) dengan mendampingi 51 calon jamaah menjalani vaksinasi meningitis dan polio di RS IHC Jatiroto, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.
Dari total 180 calon jamaah yang akan diberangkatkan, tahap pertama ini diikuti 51 orang. Sementara sisa jamaah akan menjalani vaksinasi pada tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung di RSNU Lumajang.
Seluruh proses didampingi langsung jajaran pengurus: Ketua KBIHU Miftahul Ulum Indra Wahyudi, Divisi Haji dan Umrah Muhammad Faisol Ali, S.H., beserta staf Harirur Rasyid dan Ahmad Nur Arifin. Kehadiran mereka bertujuan memastikan administrasi dan pelayanan kesehatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Indra Wahyudi menegaskan, vaksinasi bukan sekadar formalitas, melainkan ikhtiar nyata menjaga keselamatan jamaah.
“Kami berkomitmen mendampingi jamaah sejak persiapan hingga kembali ke rumah. Vaksinasi ini adalah upaya melindungi kesehatan agar mereka dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Faisol Ali menjelaskan pelaksanaan bertahap dilakukan agar pelayanan lebih maksimal.
“Hari ini 51 jamaah telah selesai divaksin. Insyaallah sisa jamaah akan mengikuti jadwal di RSNU Lumajang. Kami mengimbau seluruh jamaah hadir tepat waktu agar persyaratan kesehatan lengkap sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat apresiasi positif dari jamaah. KBIHU Miftahul Ulum berjanji terus memberikan pelayanan menyeluruh—mulai administrasi, pembinaan manasik, pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan keberangkatan—agar ibadah umrah berjalan lancar dan penuh keberkahan.

