Pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Miftahul Ulum Banyuputih Kidul bersama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lumajang menjemput seorang jamaah haji yang kepulangannya ke Indonesia sempat tertunda akibat menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi. Penjemputan dilakukan pada Kamis, 16 Juli 2026, setibanya jamaah di Tanah Air.
Jamaah tersebut adalah Arsi binti Buamin (69), warga Dusun Lalangan RT 02 RW 11, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, yang tergabung dalam Kloter 100 SUB Rombongan 3. Setelah dinyatakan pulih dan mendapatkan izin untuk kembali ke Indonesia, beliau akhirnya dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta.
Proses penjemputan dilakukan dengan penuh perhatian dan koordinasi berbagai pihak. Dari KBIHU Miftahul Ulum hadir Muhammad Faisol Ali, S.H. dan H. Jumali, S.Pd sebagai pendamping. Sementara dari Kementerian Haji Kabupaten Lumajang, penjemputan dipimpin langsung oleh Dr. H. Umar Hasan selaku Kepala Kemenhaj Lumajang bersama jajaran staf. Turut hadir menyambut dari Kanwil Kementerian Haji Provinsi Jawa Timur, Riski Septiawan.

Selama proses kepulangan dari Madinah hingga tiba di Indonesia, jamaah juga didampingi oleh Syaiful Rahman Palaman Toli, yang memastikan seluruh perjalanan berjalan dengan aman dan nyaman. Keluarga jamaah turut hadir menyambut kepulangan dengan penuh rasa haru dan syukur.
Muhammad Faisol Ali, S.H., mewakili KBIHU Miftahul Ulum, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, setelah sempat menjalani perawatan di Tanah Suci, Ibu Arsi akhirnya dapat kembali ke Indonesia dengan selamat. Kami bersama Kementerian Haji terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada seluruh jamaah, termasuk bagi mereka yang mengalami kendala kesehatan hingga proses kepulangannya benar-benar tuntas,” ujarnya.
Kepulangan Arsi binti Buamin menjadi bukti bahwa pelayanan kepada jamaah haji tidak berhenti saat pelaksanaan ibadah selesai, tetapi terus berlanjut hingga seluruh jamaah kembali ke daerah asal dengan aman. Sinergi antara KBIHU Miftahul Ulum, Kementerian Haji, Kanwil, petugas pendamping, dan keluarga menjadi wujud nyata kepedulian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah SWT.

