Ziarah ke Masjid Ali bin Abi Thalib

Share the Post:

Madinah al-Munawwarah – Setelah menunaikan ziarah ke Masjid Abu Bakar as-Shiddiq, Jamaah Haji KBIHU Miftahul Ulum Kloter 83 terus melanjutkan perjalanan ruhani mereka menuju Masjid Ali bin Abi Thalib. Masjid ini merupakan salah satu masjid bersejarah di kawasan sekitar Masjid Nabawi, Madinah al-Munawwarah.

Dalam penjelasannya kepada jamaah, pembimbing H. Abdul Qodir menyampaikan:

“Masjid ini dikenal sebagai tempat yang dikaitkan dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah, sepupu, menantu sekaligus sahabat terdekat Rasulullah ﷺ. Meskipun tidak ada riwayat pasti bahwa Ali mendirikan atau tinggal di masjid ini, lokasi ini dipercaya sebagai salah satu tempat shalat beliau saat di Madinah.”

Masjid ini mengingatkan jamaah pada keteladanan Ali bin Abi Thalib dalam keberanian, kecerdasan, dan kesetiaannya kepada Rasulullah ﷺ serta perjuangan Islam. Ia dikenal sebagai tokoh pemuda pertama yang masuk Islam dan memiliki banyak jasa dalam berbagai peperangan besar di masa Nabi.

Di samping banyak sekali keteladanan Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang bisa dicontoh adalah keberanian, kebijaksanaan, keadilan, kedermawanan, kesederhanaan, dan keteguhan dalam beragama. Ia juga dikenal sebagai sosok yang amanah, jujur, dan selalu berusaha memberikan manfaat bagi umat. Dan yang paling penting adalah bahwa beliau lebih mengutamakan ilmu daripada harta. Sehingga beliau dijuluki pintu gudang ilmu. Sedangkan gudangnya adalah Rasulullah saw

Para jamaah tampak antusias dan khusyuk saat berada di masjid kecil namun bersejarah ini. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbanyak dzikir, shalat sunnah, serta memanjatkan doa-doa di tempat yang penuh nilai spiritual ini.

Salah satu jamaah yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan kesannya: “Bersujud di tempat yang pernah disinggahi para kekasih Allah seperti Sayyidina Ali membuat hati kami bergetar. Semoga kami bisa meneladani keberanian dan akhlak mulianya dalam kehidupan kami.”

Ziarah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian manasik ruhani di Tanah Suci, memperkaya wawasan sejarah dan memperdalam kecintaan jamaah terhadap tokoh-tokoh utama Islam.

Seluruh kegiatan berjalan lancar dan tertib, dengan kondisi jamaah yang tetap sehat, semangat, dan bersyukur atas nikmat perjalanan ibadah ini

Join Our Newsletter