Jamaah KBIHU Miftahul Ulum Kloter 83 Laksanakan Thawaf Wada’ Sebelum Bertolak Menuju Kota Madinah

Share the Post:

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji wajib dan sunnah, Jamaah Haji KBIHU Miftahul Ulum Kloter 83 melaksanakan Thawaf Wada’ (طواف الوداع) di Masjidil Haram, Makkah, sebagai penanda perpisahan dengan Baitullah sebelum meninggalkan kota suci tersebut. Sabtu (27/06/25)

Thawaf Wada’ merupakan amalan wajib yang dilaksanakan bagi jamaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan akan meninggalkan kota Makkah. Dalam prosesi ini, para jamaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran dengan penuh haru dan kekhusyukan, seraya memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah haji mereka diterima oleh Allah SWT.

Pembimbing Haji KBIHU Miftahul Ulum, H. Abdul Qodir, yang mendampingi jamaah, menjelaskan makna mendalam dari ibadah ini.

“Thawaf Wada’ adalah perpisahan batin dengan Baitullah. Jamaah menyampaikan salam, doa, dan harapan agar kelak dapat kembali lagi sebagai tamu Allah,” ujarnya.

Tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata saat menatap Ka’bah untuk terakhir kalinya dalam perjalanan haji ini. Doa penuh pengharapan pun dilantunkan dengan suara lirih namun penuh kekuatan spiritual:

اللَّهُمَّ إِنَّ البَيْتَ بَيْتُكَ وَالْعَبْدَ عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ حَمَلْتَنِي عَلَى مَا سَخَّرْتَ لِي مِنْ خَلْقِكَ حَتَّى سَيَّرْتَنِي فِي بِلادِكَ وَبَلَّغْتَنِي بِنِعْمَتِكَ حَتَّى أَعَنْتَنِي عَلَى قَضَاءِ مَنَاسِكِكَ، فَإِنْ كُنْتَ رَضِيْتَ عَنِّي فَازْدَدْ عَنِّي رِضاً وَإِلا فَمُنَّ الْآنَ قَبْلَ تَبَاعُدِي عَنْ بَيْتِكَ هَذَا أَوَانُ انْصِرَافِي إِنْ أَذِنْتَ لِي غَيْرَ مُسْتَبْدِلٍ بِكَ وَلَا بِبَيْتِكَ وَلَا رَاغِبٍ عَنْكَ وَلَا عَنْ بَيْتِكَ.

اللَّهُمَّ أَصْحِبْنِي العَافِيَةَ فِي بَدَنِي وَالعِصْمَةَ فِي دِينِي وَأَحْسِنْ مُنْقَلَبِي وَارْزُقْنِي طَاعَتَكَ أَبَداً مَا أَبْقَيْتَنِي وَاجْمَعْ لِي خَيْرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هَذَا آخِرَ عَهْدِي بِبَيْتِكَ الْحَرَامِ وَإِنْ جَعَلْتَهُ آخِرَ عَهْدِي فَعَوِّضْنِي عَنْهُ الْجَنَّة

Ya Allah sesungguhnya Baitullah ini adalah rumah-Mu, aku adalah hamba-Mu, anak kedua hamba-Mu. Engkau telah membawa aku melalui kendaraan yang Engkau tundukkan untuk aku gunakan, sehingga Engkau antarkan aku ke negeri-Mu, tiba berkat nikmat-Mu, dan Engkau membantuku untuk melaksanakan ibadahku. Seandainya Engkau meridhai aku, tambahkanlah keridhaan-Mu bagiku. maka Dan seandainya tidak demikian, maka anugerahkanlah (keridhaan-Mu) sebelum aku menjauh dari rumah-Mu. Ini adalah waktu kepulanganku, bila Engkau izinkan, bukan karena ingin menggantikan-Mu dan rumah-Mu dengan yang lain, dan bukan pula karena tidak senang pada-Mu dan rumah-Mu.

Ya Allah sertakanlah sehat wal afiat di dalam tubuhku, keselamatan dalam agamaku, dan kebaikan dalam kepulanganku. Anugerahkanlah padaku ketaatan kepada-Mu selama Engkau memberi kesempatan aku hidup. Dan himpunkanlah untukku kebaikan di dunia dan akhirat, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah jangan jadikan kali ini sebagai yang terakhir aku mengunjungi rumah-Mu al-Haram. Dan jika ini adalah yang terakhir aku mengunjungi rumah-Mu, maka gantikanlah (kunjunganku ini) dengan surga.

Setelah melaksanakan Thawaf Wada’, jamaah dijadwalkan bergerak menuju Kota Madinah Al-Munawwarah. Di kota Nabi tersebut, mereka akan melanjutkan rangkaian perjalanan ibadah dengan ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ di Masjid Nabawi, memperbanyak ibadah di Raudhah, serta mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti Makam Baqi’, Masjid Quba’, dan Kebun Kurma.

KBIHU Miftahul Ulum akan terus mendampingi jamaah dalam menjaga kelancaran, keselamatan, serta kualitas ibadah selama berada di Madinah hingga proses pemulangan ke Tanah Air.

Join Our Newsletter