Makkah – Demi memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, KBIHU Miftahul Ulum terus berkomitmen memaksimalkan pelayanan kepada seluruh jamaah, khususnya jamaah lanjut usia (lansia). Salah satu bentuk layanan nyata yang diberikan adalah dengan penyediaan dan pendampingan kursi roda selama pelaksanaan rangkaian ibadah haji.
Beberapa titik kritis yang memerlukan bantuan mobilitas seperti thawaf, sa’i, dan lempar jumrah menjadi perhatian utama tim pembimbing dan pengurus KBIHU. Fasilitas kursi roda disiapkan, lengkap dengan petugas yang secara sigap mendampingi para lansia agar tetap dapat menjalankan rukun dan wajib haji secara sempurna.
Turmudzi selaku ketua rombongan KBIHU Miftahul Ulum, menjelaskan:
“Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar. Tiga jamaah lansia yang menggunakan kursi roda tetap bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah secara sempurna.” ujarnya
Kami pastikan pendampingan penuh dilakukan dengan sabar dan ikhlas. Para lansia tidak terbebani secara fisik. Selama mereka niat dan mampu secara syar’i, kami bantu dengan kursi roda agar tetap bisa menjalankan ibadah sesuai tuntunan.” pungkasnya
Selain tenaga pendamping, tim KBIHU juga menyiapkan koordinasi teknis dengan pihak maktab dan layanan kesehatan, untuk memastikan kondisi para lansia tetap terjaga. Pendampingan dilakukan secara humanis, ramah, dan terstruktur.
Salah satu jamaah lansia, mengungkapkan rasa syukurnya:
“Saya sangat terbantu. Kalau tidak dibantu kursi roda, mungkin saya tidak kuat thawaf tujuh putaran. Terima kasih kepada pembimbing dan petugas yang sangat sabar.”
Pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen KBIHU Miftahul Ulum dalam mewujudkan haji yang ramah lansia, sebagaimana digaungkan oleh Kementerian Agama RI. Pendekatan ini bukan hanya tentang fasilitas, tetapi juga mencakup pendekatan spiritual dan emosional, agar para lansia merasa nyaman, tenang, dan tetap fokus dalam menjalankan ibadah.

